Search
image

Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu Magelang

Be the first to review

   Pada penghujung tahun 2010, terjadi erupsi gunung Merapi yang dahsyat yang mengakibatkan banyak korban berjatuhan. Begitu banyak masyarakat diluar daerah erupsi gunung Merapi yang peduli akan bencana tersebut sehingga bantuan-bantuan terus berdatangan sehingga keadaan lokasi bencana normal kembali, akan tetapi dari bantuan yang datang tersebut belum bisa memulihkan kembali keadaan kehidupan masyarakat dalam aspek sosial, ekonomi, pendidikan dan keagamaan.

     Suatu waktu beberapa tokoh masyarakat setempat dalam sebuah kesempatan, berjumpa dan berdialog dengan salah seorang aktivis dari Relawan Masjid Indonesia (RMI) yaitu Ust. M. Fanni Rahman (almarhum), dimana salah satu poin yang disampaikan oleh para tokoh itu berkaitan tentang pemberdayaan bidang pendidikan bagi para pemuda, anak-anak, dan yang lebih umumnya masyarakat disekitar Merapi-Merbabu agar dapat berdaya dalam segala aspek. Sehingga dalam dialog tersebut para tokoh mengutarakan sebuah gagasan dan harapan agar teman-teman dari RMI mendirikan sebuah lembaga pendidikan yang dapat menampung masyarakat di lereng Merapi-Merbabu untuk mendalami ilmu agama Islam, dan mimiliki jiwa dalam bermasyarakat.

     Beberapa saat setelah terjadinya dialog antara para tokoh setempat dengan aktivis dari tim RMI yang saat waktu itu memasuki masa pertengahan tahun 2011, tim RMI kemudian menggagas dan menginisiasi untuk mewujudkan apa yang menjadi harapan positif dari warga sekitar Merapi-Merbabu. Sehingga ketika memasuki masa akhir tahun 2011, dengan izin Allah dan modal yang seadanya, tim RMI mengawali harapan warga dengan proses pembebasan tanah yang selanjutnya akan didirikan pondasi untuk pembangunan gedung pesantren di atasnya.

     Setelah didirikannya pondasi untuk cikal bakal Pesantren Masyarakat Merapi Merbabu, tim Relawan Masjid Indonesia menjumpai salah satu konsultan dari Yayasan Satu Untuk Negeri Tv-One karena alhamdulillah proposal yang telah diajukan oleh tim RMI mendapat konfirmasi dari kantor pusat Yayasan tersebut. Sehingga pada awal bulan Juni 2012, dapat melanjutkan kembali proses pembangunan gedung PM3 yang kemudian dengan izin Allah dapat selesai pada bulan Mei 2013. Dan alhamdulillah pada bulan Juni 2013 dapat diresmikan secara simbolik di gedung SD Negeri 1 Blongkeng Muntilan, Magelang, Jawa Tengah oleh Menteri sosial yang pada saat itu Dr. Salim Segaf Al-Jufri.

image