Search
image

PP Mukhtar Syafaat Banyuwangi

Be the first to review

Fazlur Rahman adalah seorang pembaharu pemikiran keislaman dari Pakistan yang merupakan lokomotif dan pencetus pemikiran Neomodernisme Islam. Gagasan besar pemikiran ini adalah apresiasi terhadap tradisi (al-turats) dan modernitas  (al-hadatsah). Tradisi dalam konsep besarnya—baik ide, gagasan, pemikiran, kaidah berpikir, sistem pengetahuan—yang diwariskan oleh para ulama masa lalu merupakan rujukan (maraji’) penting dalam merekonstruksi pemahaman keislaman kita. Sementara modernitas, yang merupakan produk pemikiran Barat juga mendapat apresiasi positif karena dinilai mengandung seperangkat teori dan gagasan yang membawa ke arah perbaikan umat.

Harun Nasution merupakan intelektual Islam yang menjadi motor penggerak pemikiran rasional di dunia akademik Islam di Indonesia. Mencermati situasi kemunduran umat Islam di berbagai bidang, terutama ilmu pengetahuan dan teknologi (science), ia mengajak umat Islam, terutama insan akademik untuk mengkaji Islam dari berbagai aspeknya. Islam, menurutnya tidak hanya bisa ditinjau dari aspek fiqih saja, tapi juga bisa ditilik dari berbagai dimensi keilmuan Islam, misalnya filsafat (philosophy), ilmu kalam (theology) dan tasawuf (mysticism).

Sementara itu, K.H. Mukhtar Syafa’at Abdul Ghofur adalah pendiri (mu’assis) dan sekaligus pengasuh pertama Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi. Beliau lahir di Kediri pada tahun 1919 dan wafat pada 02 Februari 1991 di Banyuwangi. Meski disinggung dua tokoh pembaharu keislaman sebelumnya, tapi tulisan ini hanya difokuskan pada kontribusi dan peran aktif serta jejak kearifan dari al-Maghfurlah K.H Mukhtar Syafa’at Abdul Ghofur.

image